Pawartos Resik-resik Petilasan Kraton Kartasura

Infopawartos.com – Berangkat dari keprihatinan atas kondisi petilasan (bekas) Kraton yang mangkrak tak terawat, ratusan warga terdiri gabungan berbagai ormas Soloraya tergugah untuk melakukan aksi gotong royong Resik-Resik Petilasan Kraton Kartasura, Minggu (29/4/2018).

Kompleks kraton yang kini sebagian besar telah menjadi pemukiman penduduk dan makam tersebut, hanya menyisakan pagar tembok bata mengitari kompleks inti kraton yang dibangun sejak Tahun 1680 silam, kondisnya lapuk termakan usia. Rumput liar dan ilalang pun terlihat tumbuh subur di sana – sini.

Ketua pantia kegiatan, Sidiq Rahmat mengungkapkan, aksi bersih – bersih dilakukan berawal dari diskusi anggota Komunitas Relawan Surakarta (KRES) dan tokoh – tokoh budayawan pemerhati cagar budaya.

Resik-resik petilasan kraton kartasura

Resik-resik petilasan kraton kartasura

“Pada intinya kami menyayangkan di tempat yang memliki nilai sejarah sangat luar biasa ini dibiarkan begitu saja tak terawat. Fan kami meminta dukungan para tokoh – tokoh untuk ikut mendukung kegiatan.” ungkapnya

Melalui aksi ini, menurut Sidiq, pihaknya sangat berharap agar ada perhatian dari masyarakat luas utamanya  instansi terkait agar petilasan Kraton Kartasura bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif.

“Selama ini memang sudah ada kegiatan rutin yang digelar disini. Namun, kedepan kami berharap kegiatan tersebut bisa mencakup banyak hal. Selain sisi budaya paling tidak juga ada sisi ekonominya.”katanya.

Sementara, salah satu pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Budaya seksi Sejarah,Agus Dwi Atmanto yang juga hadir mengatakan, sebenarnya pemerintah daerah tak henti-hentinya berupaya  meminta kepada pemerintah pusat agar bekas kraton Kartasura ini di perhatikan. Namun upaya itu sampai saat ini belum membuahkan hasil.

“Dulu kami sudah mengajukan proposal ke pemerintah pusat untuk revitalisasi, terutama mengembalikan bangunan tembok pagar kraton seperti aslinya. Waktu itu angka yang diajukan sekira Rp 6 miliar.”sebutnya.

Meskipun begitu, Agus meyakinkan bahwa Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Kebudayaan akan terus berjuang untuk mengupayakan agar bekas kraton Kartasura bisa direvitalisasi sehingga dapat memberi manfaat untuk masyarakat.

“Ya paling tidak seperti bekas pabrik gula Colomadu itu,  yang sekarang di revitalisasi menjadi wisata heritage.”pungkasnya.  (Sapto Nugroho/rahayu)