Kebakaran Pasar Legi Solo

Kebakaran Pasar Legi Solo terjadi pada Senin (29/10/2018) sore. Info pertama kami ketahui dari unggahan tentang kebakaran Pasar Legi melalui media sosial baik akun pribadi maupun grup Facebook salah satunya Info Cegatan Solo dan Sekitarnya (ICS). Mereka mengunggah foto atau video terkini yang menggambarkan kebakaran di salah satu pasar tradisional di Solo tersebut.

Keabakaran pasar legi solo

Kebakaran Pasar Legi Solo terjadi pada Senin (29/10/2018) sore.

Terpantau asap pekat timbul dari salah satu bangunan, api juga berkobar dan terlihat dari kejauhan. Dalam foto yang beredar di Facebook tersebut, sejumlah pedagang tampak mengamankan barang-barang di kiosnya.

Sementara itu sejumlah warga berkerumun untuk melihat kebakaran. Sekitar pukul 17.30 WIB, sejumlah warganet melaporkan api semakin membesar dan asap makin pekat. Petugas pemadam kebakaran juga sudah berada di tempat kejadian guna menjinakkan api.

Api diketahui mulai muncul sekitar pukul 16.45 WIB. Berdasar informasi dari salah seorang warganet mengatakan api mulai muncul dari selatan pasar. “Di selatan pos satpam, mulanya api kecil, kemudian membesar,” tulis dia, Senin sore.

Pedagang Pasar Legi, Sularso menambahkan api mulai muncul di salah satu kios di lantai dua. “Pas muncul sudah upaya pemadaman, tapi api terus membesar, karena di lantai dua yang terbakar mulanya kios bahan kering seperti mi instan,” kata dia.

Keabakaran pasar legi solo

Kebakaran Pasar Legi Solo terjadi pada Senin (29/10/2018) sore.

Saat ini masih terus dilakukan upaya pamadaman karena api terus membesar ditiup angin yang kencang di lokasi kejadian. Api bahkan merembet ke sisi selatan pasar. Beberapa mobil pemadam kebakaran juga terus berdatangan untuk memadamkan api.

Perlu diketahui
Pasar legi merupakan pasar tradisional yang merupakan pasar induk di Kota Surakarta. Pasar ini didirikan pada masa Pemerintah Mangkunegoro I. Pasar Legi berlokasi di Jalan Sutan Syahrir di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari. Pasar ini berdiri diatas Hak Pakai dengan luas tanah 16.640 m² dan konstruksi bangunan pasar bertingkat seluas ±1.750 m². (*)