Jurus Hidup Bahagia, Berbagi untuk Kesehatan Jiwa dan Raga

“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Demikian peribahasa berkata.

Ucapan tersebut memiliki makna bahwa memberi lebih baik daripada menerima. Alih-alih selalu menerapkannya dalam keseharian, mungkin Anda masih meragukan maknanya.

Alangkah bijaknya Anda menanggalkan keraguan tersebut. Kegiatan memberi atau berbagi kepada sesama, baik berbagi ilmu, waktu, tenaga hingga materi kepada yang membutuhkan membawa manfaat besar antara lain:

1. Menurunkan Tekanan Darah
Berbagi ternyata bisa menjauhkan Anda dari hipertensi. Demikian hasil penelitian Rachel Piferi dari jurusan kesehatan Universitas John Hopkins dan Kathleen Lawler dari Universitas Tennessee, Amerika Serikat, pada 2006.

Kegiatan berbagi diyakini dapat menghadirkan perasaan tenang dan lega. Maka hal ini dapat meminimalisir rasa cemas yang dapat memicu hipertensi.

2. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Berbagi melalui sebuah komunitas atau organisasi bisa meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Kesimpulan ini diperlihatkan dari hasil sebuah penelitian yang dimuat dalam International Journal of Psychophysiology Terjadi interaksi dalam komunitas yang saling mengandalkan satu sama lain. Interaksi ini perlahan mendongkrak percaya diri seseorang. Ketika kepercayaan diri seseorang meningkat, maka ia akan berusaha memberikan yang terbaik.

3. Terhindar dari Depresi
Berbagi dapat menciptakan gelombang hangat dimana banyak saraf di otak saling terhubung. Dari hasil penelitian terhadap beberapa pasien yang sering terlibat dalam kegiatan amal, para peneliti menemukan bahwa kegiatan berbagi memproduksi hormon endorfin yang menghadirkan perasaan bahagia. Hormon ini pun membuat seseorang ketagihan mengulang kegiatan yang memberinya perasaan bahagia. Di saat yang bersamaan, hormon kortisol (pemicu stres) menurun.

4. Panjang Umur
Studi dari Universitas Berkeley California, Amerika Serikat, menunjukkan lansia yang aktif sebagai sukarelawan memiliki usia hidup yang rata-rata 5 tahun lebih lama dibandingkan lansia yang tidak aktif sebagai sukarelawan.

Kondisi yang sama juga ditunjukkan dari penelitian Universitas Michigan, Amerika Serikat. Lansia yang kerap memberi bantuan kepada teman, tetangga dan kerabat memiliki semangat hidup lebih besar. Semangat ini muncul karena adanya perasaan dibutuhkan oleh lingkungan sekitar.

5. Merasa Lebih Bahagia
Sebagaimana telah disebutkan, hormon endorfin yang terbentuk menghadirkan rasa bahagia. Selain endorfin, hormon serotonin di otak dan hormon dopamine juga menjadi aktif. Kondisi ini mengakibatkan perasaan nyaman dan menyenangkan pada tubuh. Dalam hitungan detik, tubuh merasa lebih rileks, segar dan bersemangat.

Siapa yang tidak ingin merasa lebih bahagia dalam hidup ini? Maka sudah saatnya Anda mulai perbanyak berbagi dengan sesama.

6. Hubungan yang Lebih Harmonis
Dermawan terhadap pasangan ternyata menjadi salah satu kunci pernikahan yang harmonis. Begitu laporan tahun 2011 tentang National Marriage Report di Amerika Serikat. Bukan hanya berbagi makanan atau materi kepada pasangan, sifat dermawan ini bisa ditunjukkan dengan perhatian kecil yang memiliki efek dahsyat.

Misalnya saja membuatkan secangkir kopi untuk pasangan di pagi hari, memberikan pijatan lembut kepada pasangan sebelum tidur, dan lainnya. Sekilas usaha kecil ini tampak sepele, tapi yakinlah keintiman hubungan Anda dengan pasangan akan semakin kuat.

Manfaat ini bisa Anda peroleh melalui berbagai kegiatan, dari kegiatan berskala kecil hingga besar dan massal. Misalnya aktif menjadi sukarelawan dalam kegiatan sosial, bersedekah untuk orang yang tidak mampu, menggalang dana bantuan untuk kerabat atau tetangga yang terkena musibah, memberikan dukungan emosional kepada teman yang membutuhkan dan lain sebagainya.

Masih bingung juga harus dari mana melaksanakannya? Mulailah dari lingkungan terdekat sehingga tidak ada kecanggungan ketika sedang berbagi. Perlahan kegiatan berbagi menjadi sebuah kebiasaan. Berikut tips melatih kesadaran untuk berbagi:
– Mulai dari keluarga atau lingkup terdekat
– Selalu tawarkan sebelum memberi bantuan
– Perbanyak bersyukur

Salah satu cara lain untuk berbagi adalah dengan memberi perlindungan untuk orang kesayangan atau orang yang membutuhkannya. Untuk melancarkan niat baik Anda, ikutlah berpartisipasi pada program Pawartos Berbagi.

Seluruh masyarakat yg ingin terlibat dan ingin berpartisipasi pada program tersebut bisa berdonasi sebesar 10.000 Rupiah sebulan sekali. Seluruh hasilnya akan kami salurkan kepada warga yg kurang mampu/anak yatim piatu
di 12 desa/kelurahan di kecamatan Kartasura dalam bentuk paket sembako atau barang kebutuhan pokok lainnya.

Bagi anda yg ingin berpartisipasi bisa menghubungi:

– Dheny Kristianto : 0813-3670-9516
–  SisilaWati : 0812-1551-1337
– Catur Dhentox : 0856-4218-0340
– NurPratiwi : 0896-5558-3438
– AplesPuguh : 0856-4722-2252
– Ipoet : 0896-7390-6959
– Anton : 0858-6644-1119

Setelah tahu khasiat dari berbagi, kini saatnya Anda semangat menerapkannya. #hidupbahagia

Anda juga dapat berpartisipasi dalam program Pawartos Berbagi dengan cara transfer ke rekening dibawah ini

BCA
0152719491
a/n Dentok Catur Bagus Setiawan